hanya satu kata:
NgAnTuKkkKKKkkkk….
udah jam 14.19 Waktu IBS, waktunya tidur siang, tapi apa daya, saya lagi di kampus. Pasti para pembaca yang budiman penasaran, kenapa saya ndak pulang aja? pengen tau bukan? bukaaannn…
Jadi begini ceritanya, tadi pagi jam 9an saya harus menghadiri pertemuan dengan teman-teman saya di kampus untuk membahas sesuatu yang urgent, emergency, penting, important, dan lain sebagainya. Lha, setelah bicara ngalor-ngidul tanpa arah dan tujuan dan akhirnya menemukan satu titik temu dimana telah disepakati oleh forum yang mana demikian sehingga terciptalah suatu keputusan, ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 13.00. Nah, setelah itu, ada lagi pertemuan yang harus saya hadiri, ya ndak lebih dan ndak kurang jam 15.00. Dan kebetulan sekali bertempat di kampus saya tercinta. Nah, sudah tau kan masalahnya dimana? Saya yakin belum… =D
H minus 23 menit menuju pukul 15.00. Lanjuut….
Karena kalo udah di kos dan tubuh ini sudah lengket sama kasur, bantal plus guling, ibaratnya pecel lele sama lelenya, ndak bisa dipisah lagi. Lha ya itu… kenapa saya males balik ke kos. Ditambah dengan udara diluar sana yang tidak bersahabat, bisa membuat hitam dan kulit kering sekering keripik tempe yang dikeringkan dibawah sinar matahari yang kering… Dan untuk menetralisir, tanpa ditambah asam dan basa, mending ke IBS aja. Ngadem… dan justru membuat mata ini menjadi tinggal 5 watt… =( Sungguh malang kisah sedihku di hari proklamasi ini, mau tidur aja ndak bisa…
H minus 12 menit menuju pukul 15.00…
Nah, para pembaca yang saya cintai, saya rasa cukup sekian perjumpaan kita kali ini. Dan sebagi penutup, tak ada gading yang tak retak, tak ada rotan akarpun jadi, tak ada gajah tak berbelalai, tak ada kasur kursipun jadi, dan tak ada-tak ada yang lainnya. Sampai jumpa di lain kesempatan..
H minus 3 menit. Akhirnya…