Archive for December, 2006

katanya se aku itu…

Saturday, December 30th, 2006

JANUARY

* Ambitious and serious
* Loves to teach and be taught
* Always looking at people’s flaws and weaknesses
* Likes to criticise
* Hardworking and productive
* Smart, neat and organised
* Sensitive and has deep thoughts
* Knows how to make others happy
* Quiet unless excited or tensed
* Rather reserved
* Highly attentive
* Resistant to illnesses but prone to colds
* Romantic but has difficulties expressing love
* Loves children
* Homely person
* Loyal
* Needs to improve social abilities
* Easily jealous

iyo ta????

lagi kurang kerjaan

Friday, December 29th, 2006

iseng-iseng browsing, lha dalah… kok nemu artikel ini yak?

Apa kabar?

Aku sudah lama tak mendengar kabarmu. Padahal kau pandang bulan yang sama dengan yang kupandang. Pada jalan yang kususuri pun masih terpeta jejak langkahmu ketika kau menapakinya. Tapi angin tak pernah menghantarkan percikan dirimu ke pelukanku. Mungkin hanya sesekali kau muncul dalam semu jeratan mimpiku. Dan aku tak pernah tahu apakah aku pernah terbang mengunjungi kabut mimpimu.

Apa yang sedang kau lakukan sekarang? Sungguh, aku benar-benar tak tahu. Aku kehilangan jejak langkahmu sejak kau letakkan kaca pemisah buram di antara kita. Bahkan memandang dari balik kaca untuk mengintip bayang dirimu pun aku tak bisa. Kabut pedih yang melingkupi terlalu tebal. Hanya gegap nyeri berdenyut yang kudapat.

Siapakah sekarang yang merajut tetesan waktu bersamamu? Untaian masa kita terburai sudah. Hanya tertinggal serpihan-serpihan jiwa yang terserak. Terbelenggu dalam hening yang menyiksa. Tapi aku rindu.

Bodohkah aku jika masih saja mengalamatkan rindu padamu? Saat tak ada lagi detik yang kau lewatkan untuk mengingatku. Saat tak ada lagi sisa diriku yang terpatri dalam hidupmu. Cabikan kenangan tentangku telah terburai. Bahkan hanya sekedar namaku pun kau lupakan.

Hanya hening yang kau tawarkan padaku. Tanpa imbalan apapun. Kau lontarkan hening ketika kupersembahkan rinduku. Hening yang terus meraja. Hening yang lahir dari benci. Rinduku terbentur hening. Tapi aku masih tetap merindumu. Kurengkuh hening ketika kumerindumu.

Sudahlah. Tak peduli aku berteriak sekuat tenaga kau tak akan mendengarku. Kau lebih memilih hening untuk menggantikan jerit hatiku. Hening yang menulikan. Hening yang hanya hantarkan cakap rindu kekasihmu. Semoga kau baik-baik saja di seberang hening yang memisahkan kita.

lho, kok???

ngantuk vs laper

Monday, December 25th, 2006

whoaahhmmmmm….

waduh, udah jam 2 nih… jam 2 dini hari maksudnya.. pantesan aja ngantuk, dodol!!!
Udah AJK sepi banget, sakjane se ndak sepi, tapi orang-orang pada main mayat-mayatan. Nginstall LFS error terus, laper, mau nonton fil tapi ndak ada yang bagus, saknoe rek aku iki…

Tapi yah, untung masih bisa internetan. Setidaknya bisa FSan lah, YM-lah, tapi yang online cuman beberapa gelintir…

Oiya, mumpung inget, sekarang kan H+2 jam 8 menit dari 25 Desember, selamat ya buat yang ngrayaian……

Lha terus, minggu depan kan 1 Januari tuh, Happy New Year juga ya buat semua orang yang baca blog ini. Inget, tanggal 3 udah UAS, tgl 20sekian demo FP Sisop. Akhirnya…

Teman-teman, doakan saya semoga malem ini, eh pagi ini ding, LFS-nya selese… amin…

Finally…

Friday, December 15th, 2006

Jedaaaar..

12.37 WLP…

Siang bolong gini denger kayak ada suara kilat. Ternyata bener, bukan suara diluar sana, bukan juga suara di deket graha. Tapi suara itu dari dalem, dari aku sendiri.

Suatu ‘hubungan’ yang tertulis jelas di ‘halaman’nya udah nyadarin aku kalo memang udah gak ada lagi tali penghubung antara aku sama orang itu. Sebenernya aku udah ngira bakal terjadi hal ini, tapi kenapa harus sekarang? When i realize that this relationship will get better… Ternyata selama ini aku menutup telingaku dari semua fakta tentang dia. Defensif. Gak peduli. Terlalu takut untuk menerima kenyataan… Bodoh…

Akhirnya sekarang telingaku sudah sembuh. Mencoba untuk mendengarkan kenyataan tentang orang-yang-namanya-gak-mau-ku-sebut. Aku butuh waktu. Waktu untuk kembali ke duniaku. Waktu untuk memasukkan satu nama ke tong sampah. Damn you…

Untuk dia yang pernah ada di diary-ku, terima kasih buat semua rasa sakit selama ini…

Sudah waktunya aku membuka diri…

no offense…

Saturday, December 9th, 2006

hweh…

tugas kok ndak selese-selese, mbok yo sekali-sekali tugasnya itu jalan-jalan kek, foto-foto kek, makan-makan ke, tidur kek… oops, kampus apa yang kayak gitu? Pokoke satu, eh dua kata ding, capek deh…

boseennnnnnnnnnnnn….


damn…